6 Desa di Patani Barat Deklarasi Damai
pojoklima, Warga Desa Banemo, Bobane Jaya, Bobane Indah, Bobane Remdi, Mareala dan Sibenpopo deklarasi damai, Jumat (2/10).
Deklarasi ditandai dengan tanda tangan prasasti dan dokumen damai disaksikan, Wakapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Slamet Haryadi, Wakil Gubenur Maluku Utara, Sarbin Sehe, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Sangadji, Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Fiat Dedawanto dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) termasuk unsur TNI.
Hadir juga enam Kepala Desa (Kades), lintas tokoh dan para warga yang menyaksikan deklarasi damai konflik Banemo-Sibenpopo.
Kegiatan tersebut terpantau berjalan hangat dan penuh haru. Para warga saling berpelukan usai penandatangan prasasti.
“Siang hari ini kita melaksanakan kegiatan Deklasi damai dilakukan Pemda Halteng dan warga enam desa,” ucap Brigjen Pol. Slamet Haryadi usai deklasi.
Ia menyebut, Polda Maluku Utara akan seprofesional mungkin sesuai dengan porsinya dan kolidor hukum.
“Kedepan apa yang sudah terjadi jangan sampai terjadi kembali. Karena Polda Maluku Utara tetap profesional, humanis dan transparan. Pada prinsipnya dengan perdamaian ini dimulainya satu kehidupan yang kembali normal yang tidak mudah terprovokasi,” ungkapnya.
Sementara, Bupati Halmahera Tengah, Ikram Sangaji, menyatakan, pihaknya berkomitmen dalam mendukung pemulihan pasca konflik di Patani Barat.
Ikram bahkan mengajak seluruh masyarakat jadikan perdamaian sebagai kepentingan bersama dan kesampingkan perbedaan.
“Tidak ada masyarakat yang inginkan konflik terus berlangsung, mari kita jadikan hari ini momentum untuk buka lembaran baru dan bangun kembali kebersamaan,” kata Ikram.
Orang nomor satu Halmahera Tengah itu turut meminta kepada kades, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda terus jaga komunikasi.
“Pemda akan terus koordinasi dengan TNI dan Polri! Kita ingin masyarakat merasa aman, beraktivitas baik dan bersama bangun Halteng,” tuturnya.
“Dan perlu kita sama-sama jaga nilai-nilai Fagogoru di Halteng yang selama ini kita pelihara ditengah masyarakat,” tandasnya mengakhiri.

