Warga Laluin Kembali Tutup Akses Jalan, Polda Malut Diminta Bertindak

Penutupan Jalan Desa Laluin-Orimakurunga

pojoklima, Warga Desa Orimakurunga keluhkan aksi penutupan ruas jalan Laluin-Orimakurunga, Kayoa Selatan, Halmahera Selatan.

Penutupan jalan ini bukan pertama kali terjadi. Aksi itu berawal dari konflik pemuda saat pertandingn sepak bola di Desa Sagawele.

Tindakan penutupan akses itu sudah dilaporkan langsung kepada Kapolres Halsel dan Kapolsek Kayoa Selatan, tapi hasilnya nihil.

Warga kemudian meminta atensi Polda Maluku Utara sehingga perselisihan dua desa diselesaikan secara damai.

“Jika tidak, pele (tutup) jalan begini menghambat aktivits PNS dan siswa Desa Orimakurunga pergi sekolah,” beber Diu, salah satu warga.

Ia menyebut, selain anak sekolah dan PNS terganggu, warga desa lain juga ikut terdampak ditutupnya akses tersebut.

Sebab, mobilisasi atau aktivitas warga pastinya intens ke Desa Laluin sebagai ibu kota kecamatan.

Sehari sebelumnya, juga terjadi pengrusakan pipa air menuju Desa Orimakurunga, hal tersebut membuat warga Orimakurunga kesusahan mendapat air. Tindakan ini diduga dilakukan oleh oknum dari warga Desa Laluin.

Konflik ini berawal saat berlangsung pertandinganbsepak bola di Desa Sagawele beberpa waktu lalu. Salah seorang pemuda Desa Laluin yang sudah dirasuki minuman keras, nekad menyerang sekelompok pemuda Orimakurunga dengan kayu yang sedang menonton. Alhasil, pemuda laluin itu jadi bulan-bulanan hingga tak sadarkan diri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi Pojoklima.com.