Polda Malut Imbau Warga Waspada Potensi Kebakaran

Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Hadi Poerwanto.

pojoklima, Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat kondisi cuaca panas terik yang melanda sejumlah wilayah di Maluku Utara.

Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan dengan tidak beraktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di tengah kondisi lingkungan yang semakin kering.

Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Hadi Poerwanto, mengatakan, cuaca panas dan kondisi lahan yang kering membuat api lebih mudah muncul dan cepat merambat apabila tidak segera ditangani, Senin (10/8).

“Kondisi cuaca yang panas dan sudah cukup lama minim hujan tentu membuat lingkungan menjadi lebih kering. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran,” katanya.

Menurutnya, potensi kebakaran tidak hanya berasal dari faktor alam, tetapi juga kelalaian manusia. Kebiasaan membakar sampah sembarangan, membakar lahan atau kebun, membuang puntung rokok yang masih menyala, hingga meninggalkan kompor dan sumber api tanpa pengawasan dapat menjadi pemicu kebakaran.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar. Jika memang harus melakukan pembakaran, pastikan dilakukan dengan sangat aman dan tidak ditinggalkan sebelum api benar-benar padam. Namun dalam kondisi seperti sekarang, sebaiknya hindari pembakaran terbuka,” tegasnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta memeriksa kondisi instalasi dan peralatan listrik di rumah secara berkala. Kabel yang rusak, sambungan listrik yang tidak sesuai, maupun penggunaan peralatan listrik secara berlebihan juga dapat menimbulkan korsleting dan berujung pada kebakaran.

Juga penggunaan kompor, lampu, lilin maupun sumber api lainnya, harus dipastikan benar-benar dalam keadaan mati ketika rumah ditinggalkan. Bahan-bahan yang mudah terbakar juga harus disimpan jauh dari sumber panas atau api.

Hadi menekankan bahwa pencegahan kebakaran merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat diminta tidak hanya menjaga keselamatan diri dan keluarga, tetapi juga peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Jangan sampai kelalaian kecil menimbulkan bencana besar. Mari kita jaga lingkungan bersama, hindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan segera laporkan apabila melihat adanya titik api atau kebakaran,” sebutnya.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Apabila terjadi kebakaran, segera evakuasi diri dan jangan mencoba memadamkan api jika kondisinya sudah tidak terkendali, segera minta bantuan petugas. Cegah kebakaran sebelum menjadi bencana. Jaga diri, lingkungan, dan jangan bakar sembarangan sambungnya mengakhiri.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi Pojoklima.com.