DPR RI Soroti Kinerja Polda atas Kasus Pembunuhan Halteng

Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI, dalam rangka evaluasi pelaksanaan penegakan hukum terpadu di provinsi Maluku Utara.

pojoklima, Komisi III DPR RI menyoroti kinerja Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara dalam penegakan hukum.

Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Maluku Utara, Hadi Poerwanto usai Kunjungan Kerja Reses Komisi III DPR RI, dalam rangka evaluasi pelaksanaan penegakan hukum terpadu di provinsi Maluku Utara yang berlangsung secara tertutup di Sahid Bella Ternate, Kamis (23/7/2026).

“Salah satu yang dibahas adalah bagaimana kinerja Polda Maluku Utara disesuaikan dengan dana yang ada, termasuk sejauh mana anggaran tersebut telah terserap dengan baik,” kata Hadi.

Meski demikian, Hadi menegaskan bahwa penegakan hukum tetap dilakukan secara optimal. Polda akan terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kejaksaan, guna mendukung proses penegakan hukum.

β€Ž

β€Ž”Penegakan hukum tetap kami laksanakan secara optimal meskipun dengan keterbatasan personel dan peralatan. Kami juga terus berkoordinasi dengan stakeholder lain, seperti Kejaksaan,” ungkapnya.

 

Selain itu, Komis III DPR RI juga menyoroti satu kasus pembunuhan di Kabupaten Halmahera Tengah.

 

Menurutnya, proses pengungkapan kasus tersebut masih terkendala minimnya saksi serta keterbatasan peralatan pendukung investigasi.

 

“Karena keterbatasan saksi, kami juga berusaha meminjam alat dari Bareskrim Polri untuk membantu pengungkapan kasus tersebut. Nanti jika sudah ada perkembangan, akan kami sampaikan secara terbuka kepada publik,” ujarnya.

β€Ž

β€ŽIa menambahkan, Mabes Polri turut memberikan dukungan kepada Polda Maluku Utara dalam penanganan kasus tersebut. Sementara Komisi III DPR RI juga mendorong agar pengungkapan kasus dapat dilakukan secara profesional dan tuntas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi Pojoklima.com.