TPAKD Halsel Rapat Perdana Bersama OJK
pojoklima, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Kabupaten Halmahera Selatan rapat perdana bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara.
Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Basam Kasuba, mengatakan, pertemuan ini sebagai langkah awal dalam memperkuat pemetaan dan percepatan akses keuangan di daerah.
“Dengan ruang lingkup yang lebih dekat, saya optimistis percepatan akses keuangan akan lebih efektif,” ujarnya, Jumat (28/2/2026).
Bupati juga menyampaikan permohonan maaf karena alokasi anggaran TPAKD belum terakomodasi secara optimal, diakibatkan penurunan Transfer ke Daerah (TKD) sehingga pemerintah harus memprioritaskan program yang dinilai lebih mendesak.
Meski demikian, Bassam menegaskan TPAKD tetap menjadi perhatian, memiliki efek domino besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK, dan perbankan sangat penting dalam mendorong penguatan UMKM, sektor pertanian dan perikanan berbasis agro-maritim, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat.
“Program seperti budaya menabung, literasi keuangan, dan pemanfaatan KUR harus dimatangkan. Target 50 nasabah terlalu kecil, kita harus lebih progresif. Bank di Halsel banyak, peluangnya besar,” tegasnya.
Ia juga menyoroti rendahnya pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), sehingga literasi keuangan dinilai menjadi kebutuhan paling mendesak untuk segera diperkuat.
Sementara itu, Kepala OJK Maluku Utara, Mas Sukman, menegaskan komitmen OJK untuk mendukung penguatan akses keuangan di Halsel melalui sinergi program dan pendampingan yang terukur.
Rapat ini diharapkan menjadi titik awal penyusunan strategi guna memperluas inklusi keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Kabupaten Halmahera Selatan.
Turut hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah, staf ahli, pimpinan OPD, serta perwakilan OJK Maluku Utara.
