Yayasan NHM Peduli Fasilitasi Infrastruktur Perikanan di Kao Barat
pojoklima, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), melalui Yayasan NHM Peduli, memfasilitasi pembangunan infrastruktur Sadakah Farm- pusat budidaya ikan air tawar di Desa Soahukum, Kecamatan Kao Barat.
Fasilitas ini diresmikan pada (7/4) oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Halmahera Utara, sebagai bagian dari kontribusi nyata perusahaan dalam
mendukung program prioritas pemerintah di sektor ketahanan pangan dan penguatan ekonomi desa.
Fasilitas tersebut dirancang sebagai ruang belajar dan pusat konsultasi bagi masyarakat sekitar.
Kehadirannya diharapkan mendorong transfer pengetahuan dan pengembangan sektor perikanan tidak hanya di Desa Soahukum, tetapi juga dapat direplikasi di desa-desa maupun kecamatan lain di wilayah tersebut.
Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, Irwan Malaka, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud nyata tanggung jawab perusahaan dalam menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Budidaya ikan nila ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran berbasis teknologi bioflok, sehingga masyarakat dapat mengoptimalkan potensi yang mereka miliki,” jelasnya.
Irwan menambahkan, pengelolaan fasilitas akan diserahkan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Soahukum sebagai langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan program.
Skema ini diharapkan mendorong kemandirian desa, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperkuat perputaran ekonomi lokal.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Halmahera Utara, Victor O. Mangimbulude, mengapresiasi sinergi yang terbangun.
Menurutnya, fasilitas ini menjadi bukti nyata bahwa potensi sektor perikanan daerah dapat dikembangkan secara serius dan berkelanjutan.
“Ini bisa menjadi pusat pembelajaranĀ lapangan bagi generasi muda, sekaligus memperkuat peran desa dalam pengembangan sektor perikanan,”
ungkapnya.
Dengan pengelolaan oleh BUMDes dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkanĀ menjadi penggerak ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus model pengembangan potensi lokal yang dapat diadopsi di wilayah lain.
Camat Kao Barat, Efroni Tos Hendrik, mengapresiasi langkah NHM yang dinilai sejalan dengan agenda pembangunan nasional.
Ia menekankan pentingnya sinergi multipihak dalam menjaga dan mengembangkan fasilitas ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Mari kita jaga dan kembangkan bersama agar manfaatnya semakin luas,” tandasnya.
