Pemuda Asal Tataleka Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon

Proses evakuasi jenazah korban.

pojoklima, Seorang pemuda di Desa Tataleka, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, ditemukan tewas tergantung di pohon.

Korban diketahui bernama Faujan (19), Ia ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dengan posisi tergantung di pohon mangga area kebun sekitar pukul 17.00 WIT, Selasa (24/3/2026).

‎Kapolsek Jailolo Selatan, Ipda Agung Wira mengatakan, sebelum ditemukan meninggal, korban diduga sempat meninggalkan pesan tertulis.

‎“Korban meninggalkan tulisan di papan rumah kebun dan di batu sekitar lokasi. Isi pesannya mengarah agar jenazahnya bisa ditemukan oleh orang tuanya,” kata Agung.

‎Berawal pada Minggu (15/3), kata Agung, korban meninggalkan rumah, keterangan keluarga, korban pergi bersama pacarnya. Kemudian keesokan hari, Faujan sempat kembali ke rumah. Namun, karena sang ayah masih dalam kondisi marah, korban diminta untuk sementara waktu pergi ke rumah keluarganya.

‎“Sejak saat itu korban kembali tidak diketahui keberadaannya, sehingga keluarga melakukan pencarian dan melapor ke polisi pada 18 Maret,” ungkap Ipda Agung.

Agung mebyebut, Ayah korban, Kazim Gafur, mendapat informasi dari warga, melihat korban menuju ke arah kebun.

Kazim langsung mencari Faujan, sekitar pukul 14.30 WIT, Selasa (24/3), kedua orang tua korban tiba di lokasi kebun dan menemukan sejumlah tulisan mencurigakan. Kazim kemudian mencari hingga akhirnya menemukan anaknya sudah dalam kondisi tergantung dan meninggal dunia.

‎Keluarga yang panik langsung menghubungi warga dan pihak kepolisian. Petugas bersama warga mengevakuasi jenazah Faujan. Proses evakuasi cukup lama karena lokasi kebun berjarak sekitar 5 kilometer dari permukiman dan kondisi medan yang terjal dan menanjak.

‎Jenazah Fauzan kemudian dibawa ke Puskesmas Sidangoli sekitar pukul 20.30 WIT untuk pemeriksaan medis. “Keterangan sementara, korban diduga mengalami tekanan psikologis dan ketakutan terhadap ayahnya,” pungkasnya.

‎Pihak keluarga juga menyatakan bersedia untuk diautopsi guna memastikan penyebab pasti kematian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi Pojoklima.com.