Irjen Pol Waris Serahkan Pataka Polda Malut kepada Brigjen Arif Budiman
pojoklima, Suasana haru dan khitmad dalam upacara penyerahan Pataka Polda Maluku Utara.
Upacara yang berlangsung di Lapangan Catur Prasetya Polda Malut di Sofifi ini dihadiri Pejabat Utama Polda, Kapolres jajaran dan seluruh personel, Sabtu (23/5).
Dalam kesempantan itu, eks Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono resmi menyerahkan Pataka Polda Malut “Fodudara Ngon Moi-moi” kepada Kapolda Malut yang baru Brigjen Pol Arif Budiman.
Penyerahan Pataka ini sebagai simbol keberlanjutan estafet kepemimpinan di Polda Maluku Utara dan menjaga keharmonisan institusi memperkuat solidaritas, menjaga stabilitas kamtibmas, serta pelayanan masyarakat, bangsa dab negara.
Irjen Pol Waris Agono dalam sambutannya mengatakan, Pataka “Fodudara Ngon Moi
-moi” bukan sekadar lambang kesatuan, namun mengandung filosofi persaudaraan, kebersamaan dan solidariras dalam pengabdian.
“Nilai Budaya Maluku Utara, “Fodudara” bermakna persaudaraan dan kebersamaan, sedangkan “Ngon Moi-moi” itu makna hidup rukun, damai, dan saling menjaga satu sama lain,” ucapnya.
Nilai ini, kata Waris, menjadi landasan moral bagi seluruh persinel Polda Maluku Utara dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat.
Ia berharap, seluruh personel Polda Maluku Utara terus memberikan dukungan penuh kepada pimpinan yang baru serta menjaga solidaritas.
Sementara, Kapolda Malut, Brigjen Pol Arif menyampaikan, momentum penyerahan Pataka ini diterima dengan penuh rasa hormat dan tanggung jawab.
“Tantangan tugas Polri ke depan tidaklah ringan, untuk itu, saya mengajak seluruh personel Polda Maluku Utara terus meningkatkan kualitas kinerja, menjaga disiplin, memperkuat solidaritas internal dan membangun budaya kerja yang baik,” ujarnya.
“Setiap anggota harus mampu menjadi contoh yang baik di masyarakat serta menjaga institusi Polri,”sambungnya.
Ia juga mengapresiasi dan memberikan penghormatan kepada Irjen Pol Waris Agono atas dedikasi dan pengabdian di Polda Maluku Utara.
Brigjen Pol Arif, menekankan kepada personel melaksanakan tugas dengan tulus dan penuh tanggung jawab, hindari pelanggaran sekecil apapun.
“Satu kesalahan dapat merusak seluruh citra Polri,” tegasnya mengakhiri.

