KPK Rapat Tertutup dengan Pemprov Malut, Cegat Akses Wartawan
pojoklima, Rapat tertutup tim KPK Korsup Wilayah V dengan Pemprov Maluku Utara di kediaman gubernur, Krysan Ternate.
Awak media tidak diizinkan masuk. Gerbang kediaman gubernur ditutup dan dijaga ketat anggota Satpol PP yang bertugas, Kamis (11/6).
Sejumlah kendaraan dinas dan tamu terpantau parkir depan kantor penghubung tersebut selama rapat.
Pantauan di lokasi, Sekda Malut Samsuddin Abdul Kadir, Wagub Sarbin Sehe, Gubernur Sherly Laos dan sejumlah Kepala Dinas masuk ruang rapat sejak pagi.
Satu pegawai Pemprov mengatakan, larangan meliput atas permintaan KPK. “Arahan dari dalam tidak bisa masuk, KPK yang minta,” singkatnya.
Namun info yang dihimpun justru sebaliknya. Ada indikasi Pemprov tidak ingin substansi rapat bocor media.
Rapat tertutup ini menimbulakan pertanyaan. Sebab, agenda KPK biasanya terkait penguatan tata kelola, pencegahan korupsi, atau monitoring program strategis daerah.
Di Maluku Utara, beberapa bulan terakhir, mendapat sorotan ihwal pengadaan barang jasa atau PBJ, pinjam pakai bendera tender proyek, Pokja rangkap jabatan, sampai dugaan monopoli proyek.
Hingga berita ini dipublis, pertemuan tertutup sejak pagi tadi masih berlangsung.

