Desk Ketenagakerjaan Polri Diresmikan, Polda Malut Siapkan Posko Pengaduan
pojoklima, Langkah nyata dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi kaum buruh kembali ditegaskan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Desk Ketenagakerjaan resmi diluncurkan sebagai pusat layanan terpadu guna menangani berbagai persoalan hingga sengketa industrial di seluruh Indonesia, tak terkecuali di wilayah hukum Maluku Utara.
Peluncuran fasilitas layanan terpadu tingkat Polres ini dipimpin langsung oleh Kapolri di Polres Jombang.
Hadirnya Desk Ketenagakerjaan tersebut difungsikan sebagai wadah konsultasi, pengaduan, mediasi, hingga penyelesaian sengketa hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha.
Momen krusial ini turut dihadiri secara langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Reinhard Habonaran Nainggolan, bersama lima Kapolres dari jajaran Polda Maluku Utara, yakni Para pejabat yang hadir di antaranya Kapolres Halmahera Timur, AKBP Rona Buha Tua Tambunan, Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Fiat Dedawanto, Kapolres Halmahera Selatan, AKBP Hendra Gunawan, Kapolres Halmahera Utara, AKBP Erlichson Pasaribuvserta Kapolres Pulau Taliabu, AKBP Adnan Wahyu Kashogi.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Polda Maluku Utara telah mempersiapkan posko pengaduan.
Kombes Pol. Reinhard Habonaran Nainggolan menegaskan, kehadiran Desk Ketenagakerjaan bertujuan mendasar untuk memperkuat stabilitas iklim kerja dan melindungi hak-hak pekerja.
“Poskonya sudah kami bangun di Polda Maluku Utara,” kata Kombes Pol Reinhard saat dikonfirmasi Jumat (16/10/2026),
Desk Ketenagakerjaan ini hadir untuk memberikan kepastian hukum, perlindungan hak buruh, serta memperkuat sinergi antara kepolisian, pekerja, dan pengusaha demi menjaga stabilitas hubungan industrial.
Tak berhenti di tingkat Polda, layanan serupa juga dibentuk di seluruh Polres jajaran Maluku Utara untuk mendekatkan akses pelayanan dan mempermudah para pekerja atau buruh dalam menyampaikan laporan maupun konsultasi.
Reinhard berharap seluruh personel yang ditugaskan dalam Desk Ketenagakerjaan agar bekerja responsif dan humanis.
“Berikan pelayanan yang lebih optimal. Apa yang dikeluhkan, apa yang dilaporkan, hingga apa yang harus kita bantu mediasikan, semuanya harus berjalan dengan lebih baik,” tegasnya.
Dengan dibentuknya Desk Ketenagakerjaan ini, diharapkan iklim investasi dan ketenagakerjaan di Maluku Utara semakin kondusif, berkeadilan, dan harmonis bagi seluruh pihak.

