Fokal IMM Desak Partai Demokrat Ambil Sikap Tegas Terhadap Aksandri Kitong
pojoklima, Pernyataan provokatif dari Aksandri Kitong terhadap Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad memicu reaksi keras publik.
Selain kalimat kasar kepada wakil kepala daerah, anggota DPRD Provinsi Maluku Utara dapil Halmahera Utara itu juga diduga kuat menyebar hasutan suku ras dan agama (SARA).
“Kk sek dan seluruh teman-teman GAMKI, yang namanya kegiatan yang dibuat oleh Kasman, STOP IKUTI apalagi kegiatan buku buku dan buku, kegiatan tai itu,” tulis Askandri.
Umpatan Askandri itu disampaikan dalam pesan WhatsApp grup kemudian ramai beredar di media sosial.
Forum Keluarga Alumni (FOKAL) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malut, mengecam tindakan politisi Demokrat itu.
Menurut FOKAL IMM, laku Askandri sudah mencoreng nama baik lembaga DPRD dan melukai perasaan para alumni IMM di Maluku Utara.
Sebab, Askandri dinilai secara terang- terang menghina Kasman Hi Ahmad yang juga sebagai Ketum Fokal IMM Malut.
“Tindakan seperti ini jangan dibiarkan, kita ini keluarga besar, satu orang tersakiti, ribuan kader dan pengurus juga merasakan hal yang sama. Tidak hanya yang bersangkut minta maaf saja. Masalah ini harus dipertangungjawab secara hukum. Fokal siap laporkan ke Polda Malut,” ungkap Alfajri A Rahman, pengurus Fokal IMM Malut, Senin (30/3/2026)..
Alfajri menyampaikan, pihaknya sangat menyayangkan sikap wakil rakyat itu. Lanjutnya, secara kelembagaan, pihaknya meminta partai Demokrat mengambil tindakan keras terhadap Askandri.
“Kalau ada yang tidak setuju dengan pak Kasman, harus bicara baik-baik jangan jadi provokator untuk mengajak yang lain turut serta,” tegasnya.
“Kami siap kawal masalah ini tuntas, sekali lagi secara kemanusiaan iya bisa saja minta maaf, tapi sudah menyinggung ketua Fokal IMM urusannya jadi lain,” sambungnya mengakhiri.
