Kapolda Ultimatum Tindak Oknum Polisi Terlibat Bisnis BBM Ilegal

Kapolda Malut, Brigjen Pol Arif Budiman.

pojoklima, Kapala kepolisian daerah (Kapolda) Maluku Utara, Brigjen Pol Arif Budiman memberikan ultimatum kepada seluruh personel.

Ultimatum ini berkaitan dengan oknum anggota yang terlibat dalam bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal.

Brigjen Pol Arif Budiman menegaskan, tidak akan memberi ruang bagi oknum anggota yang terlibat dalam bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya penyuplaian BBM ke aktivitas pertambangan ilegal maupun kepentingan pribadi.

‎“Keterlibatan oknum penyuplai BBM di pertambangan ini juga menjadi atensi kami. Anggota harus menghindari pelanggaran-pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat. Itu akan kita tindak tegas,” tegas Arif saat di konfirmasi usai Commander Wish Kapolda Malut di Polres Ternate, Senin (25/5).

‎Menurutnya, BBM merupakan kebutuhan vital masyarakat yang tidak boleh disalahgunakan demi kepentingan kelompok tertentu, apalagi jika sampai mengganggu distribusi dan kebutuhan warga.

Orang nomor satu di Polda Malut ini menekankan, institusinya tidak akan mentolerir anggota yang bermain dalam penimbunan, distribusi ilegal, maupun suplai BBM ke aktivitas tambang yang melanggar aturan.

‎Ia memastikan pengawasan internal terus diperketat untuk mencegah keterlibatan aparat dalam praktik ilegal yang merugikan masyarakat dan negara.

‎“Sanksi tegas akan diberikan kepada anggota yang terbukti terlibat. Tidak ada kompromi,” pungkasnya.

‎Penegasan tersebut sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh personel menjaga integritas dan tidak memanfaatkan jabatan untuk kepentingan bisnis ilegal, terutama di sektor BBM dan pertambangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi Pojoklima.com.