Pelaku Pelecehan Seksual di Loket Pembelian Tiket Kapal Pantas Diproses Hukum

Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuaan GMKI Ternate Elsa Sakalaty.

pojoklima, Bidang Pemberdayaan Perempuan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ternate, mengutuk keras pelecehan seksual di ruang publik.

‎Penegasan ini menyusul beredarnya video pelecehan seksual yang menimpa seorang perempuan di loket pembelian tiket kapal, Kelurahan Mangga Dua, Kota Ternate.

Dalam video tersebut, seorang pria diduga berprofesi sebagai tukang ojek itu, mendekati korban yang berada dalam kerumunan mengantre membeli tiket kapal, pria tersebut kemudian memamerkan kelaminnya kepada korban. Tindakan itu membuat korban menangis dan berteriak.

“Ruang publik seharusnya menjadi tempat aman bagi semua orang, bukan arena untuk aksi bejat,” kata Ketua Bidang Pemberdayaan Perempuaan GMKI Ternate Elsa Sakalaty.

Menurutnya, bentuk pelecehan seperti catcalling, gestur tidak senonoh, hingga tindakan fisik, menjadi ancaman serius bagi perempuan dalam beraktivitas sehari-hari. “Pelaku harus ditangkap dan diproses hukum tanpa kompromi,” tegasnya.

Selain itu, Ia juga mengajak masyarakat ikut berperan aktif dalam mencegah dan melawan pelecehan seksual, dengan tidak lagi mentolerir tindakan tersebut dalam bentuk apa pun.

‎”Menciptakan ruang publik yang aman adalah tanggung jawab bersama. Setiap bentuk kekerasan terhadap perempuan harus dilawan demi menjamin kebebasan dan keamanan seluruh warga, khususnya perempuan dalam beraktivitas,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi Pojoklima.com.