Kapolda Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Isu Dua Desa di Halteng

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono.

pojoklima, Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, mengimbau masyarakat Maluku Utara khususnya di Kabupaten Halmahera Tengah untuk menahan diri dan tidak terprovokasi.

Imbauan ini menyusul ketegangan antara warga Desa Banemo dan Desa Sibenpope, Kecamatan Patani Barat, Jumat (3/4/2026).

‎Situasi ini memicu kekhawatiran terganggunya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah tersebut.

‎Irjen Pol Waris Agono meminta seluruh pihak untuk tidak memperkeruh suasana, terutama dengan menyebarkan informasi yang belum tentu benar.

‎“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya di Halmahera Tengah, untuk menahan diri. Jangan ikut menyebarkan hal-hal yang bisa memancing emosi kedua belah pihak,” katanya.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan dan kedamaian. Saat ini pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk mengungkap pelaku dari konflik antar dua Desa di Halmahera Tengah.

Jendral bintang dua di Polda Malut ini menegaskan, telah memerintahkan Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol Stephen M Napiun didampingi Dansat Brimob dan Direktur Intelkam Polda Maluku Utara ke lokasi.

Irjen Pol Waris berharap, masyarakat tidak mengambil kesimpulan sendiri hingga menyebabkan masalah baru yang berujung ke isu sarah. Harus saling menghormati dan menahan diri demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Maluku Utara, khususnya di Halmahera Tengah.

‎Irjen Pol Waris menyebut, pihaknya terus melakukan langkah-langkah preventif guna memastikan situasi tetap terkendali serta menghindari potensi konflik yang lebih luas. “Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga kedamaian. Semoga negeri kita tetap aman dan damai,” tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi Pojoklima.com.