Wawali Ternate Buka Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang RKPD 2027

Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang RKPD 2027.

pojoklima, Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar membuka Forum Perangkat Daerah dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) perencanaan 2027.

Musrembang RKPD dengan tema “Penguatan City Branding Ternate sebagai Kota Rempah dan Pengembangan Kawasan Ekonomi Berbasis Kepulauan Melalui Peningkatan Daya Saing Industri Kreatif, UMKM dan IKM Serta Kapasitas Penyandang Disabilitas.”

Kegiatan yang berlangsung di Royal Resto Kalumpang ini turut dihadiri Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, Kepala OPD dan Camat, Selasa (10/3).

Nasri Abubakar menyampaikan, penyusunan RKPD Kota Ternate tahun Anggaran 2027, merupakan bagian penting dari tahapan pelaksanaan RPJMD tahun 2025–2029, sekaligus menjadi instrumen utama dalam mengarahkan kebijakan pembangunan daerah setiap tahun.

Prioritas pembangunan Kota Ternate Tahun 2027, kata Nasri, akan mendorong kemandirian ekonomi daerah,  Pengembangan iklim usaha yang kondusif melalui peningkatan daya saing industri kreatif, UMKM dan industri kecil menengah.

Bahkan, peningkatan kapasitas penyandang disabilitas, melalui pemberdayaan ekonomi dan penguatan kewirausahaan yang inklusif.

“Pemerintah Kota Ternate juga akan terus berupaya mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” ungkapnya.

Nasri menegaskan, Pemerintah Kota Ternate akan terus mengawal setiap tahapan perencanaan pembangunan, mulai dari Musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan, hingga pada proses penganggaran dalam APBD.

Sementara, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly dalam laporannya menyampaikan, sejak diberlakukannya Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004, sistem perencanaan pembangunan nasional, menjadi landasan utama penyusunan kebijakan pembangunan di daerah selama lebih dari dua dekade.

Implementasinya, lanjut Thamrin, melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan dalam proses perencanaan pembangunan.

Thamrin menyebut, Musrenbang di tingkat kelurahan dan kecamatan telah selesai dilaksanakan, yang menghasilkan berbagai usulan dan aspirasi masyarakat yang disepakati bersama sebagai bahan penyusunan RKPD Kota Ternate Tahun 2027.

Melalui forum ini, pembangunan Kota Ternate tahun 2027 yang lebih fokus, terarah dan efektif, sehingga pemanfaatan APBD yang terbatas dapat dioptimalkan untuk menghasilkan program pembangunan berkualitas yang berdampak nyata bagi peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Diketahui, sejumlah isu strategis pembangunan daerah dalam merumuskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan:

● Penguatan struktur ekonomi daerah melalui pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, perdagangan dan ekosistem ekonomi digital, guna meningkatkan daya saing Kota Ternate sebagai pusat perdagangan dan jasa di Maluku Utara.

● Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, kesehatan, serta kompetensi tenaga kerja dan kapasitas generasi muda menghadapi perubahan ekonomi dan teknologi.

● Penataan ruang kota dan penguatan infrastruktur untuk mengatasi keterbatasan ruang kota pulau serta mendukung pengembangan permukiman dan penyediaan infrastruktur dasar yang tertib dan berkelanjutan.

● Penguatan ketahanan lingkungan dan mitigasi bencana seiring kondisi geografis Ternate yang berada di kawasan gunung api aktif dan wilayah pesisir yang luas.

● Penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berbasis digital, melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam perencanaan, pengelolaan data, dan pelayanan publik.

“Sehingga diharapkan pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM dan IKM dapat semakin meningkat, didukung oleh penguatan kawasan ekonomi strategis serta peningkatan konektivitas ekonomi daerah,” tandasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi Pojoklima.com.