Tim Waka Desa Fatkauyon Juarai Event Gabalil Hai Sua

Putra Waka dari Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula.

pojoklima, Putra Waka dari Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara masuk urutan pertama di event Gabalil Hai Sua (keliling tanah Sula).

Dengan jarak kurang lebih 150 kilometer dengan berjalan kaki selama lima hari, mulai 2 hingga (6/5), peserta melewati medan yang sulit hingga cuaca ekstrem baik hujan maupun panas mereka tetap berjuang hingga akhir.

Tim Putra Waka sebanyak 10 orang yang dikoordinatori oleh Rustam Sanaba.  Anggota lainnya yakni Alwan Weu, Safrin Sanaba, Andar Weu, Adu Weu, Alfaro Weu, Karbin Leko, Harly Gay, Arjun Wambes, Risno Koroy dan Rahmat Sanaba.

Para peserta ini dinyatakan masuk finish sekitar pukul 09.30 WIT di Benteng De Verwachting Kota Sanana.

Rustam Sanaba mengungkapkan rasa bangga dan gembira atas kemenangan tim yang dipimpin.

“Saya selaku koordinator sangat senang dan bangga karena perjuangan dan semangat yang dimiliki peserta bisa membuahkan hasil positif,” ucapnya, Rabu (6/5).

Ia menyebut, keberhasilan ini dukungan dari masyarakat khusus di Desa Fatkauyon dan sekitarnya yang memberikan semangat kepada peserta yang bisa membawa nama Desa Fatkauyon ke tingkat Kota Sanana bisa dikenal luas.

“Selama perjalanan memang banyak kendala yang dihadapi peserta mulai dari medan jalan maupun cuaca yang bisa menjadi hambatan,” katanya.

Sejak awal perjalanan star dari Benteng hingga ke pos satu di Desa Nahi mereka masuk urutan ke 8, kemudian lanjut ke pos dua Desa Fuata masuk urutan ke 11.

Kemudian, lanjut ke pos tiga Desa Fatkouyon peserta masuk urutan pertama dan lanjut pos ke empat di Desa Fat Iba peserta masuk urutan ke 2.

Dari pos empat menuju ke Benteng De Verwachting Kota Sanana mereka masuk sebagai urutan pertama dari semua peserta. “Memang dari beberapa perjalanan medan yang dihadapi cukup sulit namun mereka menunjukkan semangat mulai dari pos empat hingga memasuki finish,” pungkasnya.

Diketahui, event Gabalil Hai Sua atau keliling tanah Sula dilepas langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Sula, M Saleh Marasabessi di Benteng De Verwachting Kota Sanana pada 2 Mei 2026.

Event itu sebagai bentuk memeriahkan hari jadi ke-23 Kota Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula. Tradisi Gabalil Hai Sua merupakan ritual turun-temurun masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula yang sarat nilai adat, spiritualitas, serta penghormatan kepada leluhur.

Dalam event ini setidaknya diikuti sebanyak 310 peserta baik dari dalam kota Sanana maupun luar kota Sanana.

Mereka dibagi dalam 30 kelompok dan siap menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 150 kilometer dengan berjalan kaki selama lima hari, mulai 2 hingga 6 Mei 2026.

Selama perjalanan, peserta akan melintas kurang dari 41 Desa dari 6 Kecamatan yakni Kecamatan Sanana, Kecamatan Sanana Utara, Kecamatan Sulabesi Barat, Kecamatan Sulabesi Tengah, Kecamatan Sulabesi Selatan dan Kecamatan Sulabesi Timur.

Tradisi Gabalil Hai Sua atau keliling tanah Kepulauan Sula ini merupakan sebuah tradisi yang menjejak cinta para leluhur kepada tanah di Kepulauan Sula.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi Pojoklima.com.