Pemuda Saketa Kecam Kepala PLN tak Kooperatif Penyelidikan Dugaan Penyelundupan BBM Ilegal
pojoklima, Pemuda Desa Saketa, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), menyoroti penanganan kasus dugaan penyelundupan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di lingkungan PLN ULP Saketa.
Pihak PLN diminta bersikap terbuka dan membantu kepolisian menyelesaikan perkara tersebut.
Penyelidikan kasus ini tengah berlangsung di Polres Halmahera Selatan. Penyidik sudah memeriksa enam orang saksi, termasuk Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir. Namun, proses hukum ini terkendala lantaran pihak PLN belum menyerahkan data terkait distribusi dan pemakaian BBM yang dibutuhkan penyidik.
Pemuda Desa Saketa, Rizky Ramli, mendesak manajemen PLN ULP Saketa agar tidak menyulitkan proses hukum yang berlangsung.
“Kepala PLN harusnya bersikap koperatif untuk kepentingan penyelidikan, sehingga kasus dugaan penyelundupan BBM sebanyak 30 ton ini dapat diproses sampai tuntas,” ujar Rizky.
Rizky menambahkan, sikap PLN yang tertutup dan belum memberikan data resmi berpotensi memicu spekulasi liar. Sehingga transparansi dari pihak PLN sangat diperlukan agar kasus ini menjadi terang benderang.
Hingga berita ini ditayang, Kepala PLN ULP Saketa, Muhammad Munir, belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp.

