Miliki Ratusan Sachet Berisi Ganja, Polisi Ringkus Seorang Remaja di Ternate
pojoklima, Direktorat Reserse Narkoba melalui Tim Opsnal Unit 3 kembali mengungkap kasus peredaran ganja di Kota Ternate.
Sejumlah bukti yang diamankan yakni 217 sachet plastik berisi ganja seberat bruto sekitar 282 gram di wilayah Kelurahan Kampung Makassar Timur, Kota Ternate.
Pengungkapan tersebut berawal dari informasi kepada kepolisian terkait dugaan aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti secara cepat dan terukur oleh tim di lapangan.
Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W, menegaskan, keberhasilan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkoba.
“Pengungkapan ini tidak lepas dari peran serta masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya. Informasi yang disampaikan menjadi pintu awal bagi kami untuk bergerak cepat melakukan penyelidikan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, tim mulai memantau pada Selasa malam (28/4/2026). Setelah memastikan keberadaan terlapor, seorang pria berinisial RP (18), petugas kemudian melakukan tindakan pengamanan pada Rabu dini hari sekitar pukul 04.30 WIT di kediamannya.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan ratusan sachet ganja yang tersimpan rapi di dalam tas milik terlapor yang disembunyikan di dalam lemari pakaian.
“Sebanyak 217 sachet yang diduga berisi ganja berhasil diamankan. Saat ini, terlapor beserta barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba untuk proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut,” jelasnya.
Ia menegaskan, pendekatan yang dilakukan Polri tidak semata-mata penegakan hukum, tetapi juga sebagai upaya menyelamatkan masa depan generasi muda dari jerat penyalahgunaan narkotika.
“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga berupaya mencegah dan melindungi. Setiap pengungkapan kasus narkotika adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga anak-anak kita dari bahaya yang bisa merusak masa depan mereka,” tambahnya.
Polda Maluku Utara juga mengajak seluruh elemen masyarakat terus berani melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika.
“Partisipasi masyarakat sangat kami harapkan. Bersama, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman, sehat dan bebas dari narkoba,” tandasnya.
Saat ini, penyidik masih terus pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain di balik kasus tersebut.
