Wujudkan Kondusifitas Kamtibmas, Polda Malut Fasilitasi Pertemuan Lintas Sektor di Halut

Pertemuan lintas sektor di Halut yang difasilitasi oleh Polda Maluku Utara.

pojoklima, Polda Maluku Utara mengambil langkah strategis meredam dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Halmahera Utara.

langkah strategis ini diwujudkan dengan memfasilitasi pertemuan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat yang berlangsung di ruangan Kapolres Halmahera Utara, Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, pukul 21.00 WIT, Senin (30/3).

Direktur Intelkam Polda Malut, Kombes Pol. Yushfi M. Nasution, memimpin langsung pertemuan yang dihadiri Kabid Humas Polda, Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram W. Kapolres Halmahera Utara AKBP Ericshon Pasaribu, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua, Ketua PHGBI Yudhihart Noya, FKUB Halut Ellsabeth Iwisara, juga tokoh agama diantaranya, Hi. Amir Hi. Saleh, PC NU Halut Husain Horu, Ketua MUI Halut Hi. Hadar Ahmad, Ketua GBI Halut Pdt. Theo Kumendong, Ketua PHBI- Halut Iswan Lolahi, Ketua GMKI Halut Aksandry Kitong, Tokoh Pemuda Gunawan Abas, serta Yosafat KotaLaha.

Direktur Intelkam Polda Malut, Kombes Pol. Yushfi M. Nasution, mengatakan, pertemuan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menangani potensi konflik yang berkembang di masyarakat.

“Polisi hadir untuk memastikan komunikasi antar elemen tetap terbuka. Potensi kesalahpahaman yang sempat berkembang harus diminimalisir melalui klarifikasi langsung dari pihak-pihak terkait,” kata Kombes Pol Yushfi.

Senada, Kapolres Halmahera Utara, AKBP Ericshon Pasaribu, menyebut, pihaknya terus pendekatan persuasif serta proses identifikasi terkait insiden pelemparan yang sempat terjadi.

Ia menegaskan, kehadiran aparat adalah bentuk nyata negara dalam menjaga stabilitas keamanan.

Sementara, Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua, mengapresiasi inisiatif Polda Malut.

Ia menilai tindakan Plda Malut cepat dan responsif dalam menangani dinamika Kamtibmas di wilayahnya.

“Pemerintah daerah sangat berterima kasih kepada Polda Malut yang telah memfasilitasi pertemuan ini. Langkah ini menunjukkan bahwa negara hadir dan serius dalam menjaga stabilitas keamanan di Halmahera Utara,” ujar Piet.

Sejumlah tokoh agama yang hadir turut mengambil peran penting dalam menurunkan eskalasi isu.

Ketua MUI Halut, Hi. Hadar Ahmad, bersama perwakilan FKUB dan tokoh lintas agama lainnya sepakat menegaskan bahwa dalam percakapan yang beredar tersebut tidak ditemukan adanya unsur penistaan agama.

Sikap saling menahan diri dan penekanan pentingnya toleransi menjadi kesepahaman utama di antara pemuka agama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi Pojoklima.com.