Warga Kecewa Proyek Jalan Lalubi–Samo Belum Rampung
pojoklima, Pembangunan Jalan Transmigrasi Lalubi–Samo yang menghubungkan Kecamatan Gane Timur dengan Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, hingga kini tak kunjung diselesaikan.
Kondisi tersebut dikeluhkan warga, sebab ruas jalan yang menjadi akses utama aktivitas sehari-hari dinilai belum dapat digunakan.
Ruas jalan sepanjang sekitar 6 kilometer yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Halmahera Selatan itu disebut belum tersambung hingga Desa Samo, sehingga masyarakat masih menghadapi kesulitan saat melintas, terutama pada musim hujan.
Seorang warga, Safa (32), mengaku kecewa terhadap proyek yang tak kunjung selesai tersebut.
“Pembangunan jalan ini bukan membuat masyarakat senang, tetapi justru menyulitkan. Jalan ini seharusnya tersambung sampai Desa Samo, namun sampai sekarang belum,” ujar Safa, Jumat (24/7/2026).
Menurutnya, ruas jalan tersebut setiap hari digunakan masyarakat, termasuk pelajar tingkat SMP dan SMA yang menuju wilayah Maffa–Wairoro.
“Kalau musim kemarau masih bisa dilewati meski berdebu. Tapi saat musim hujan, kondisi jalan rusak dan sangat sulit dilalui,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Halmahera Selatan, Ridwan, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ruas Lalubi–Samo merupakan jalan berstatus jalan kabupaten.
Ia menjelaskan, sumber pendanaan pembangunan ruas jalan tersebut berasal dari pemerintah pusat. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan telah memenuhi seluruh dokumen yang diminta sebagai persyaratan.
“Kami sudah verifikasi. Pemerintah kabupaten juga sudah melengkapi dokumen yang diminta. Saat ini tinggal menunggu informasi lanjutan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Maluku Utara,” jelas Ridwan. (Cidox)

