Puluhan Ribu WNA Bekerja di Dua Perusahaan Tambang Maluku Utara
TERNATE-pojoklima, Puluhan ribu Warga Negara Asing (WNA) dari Republik Rakyat Cina menjadi pekerja di dua perusahaan tambang Maluku Utara.
Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Maluku Utara, mencatat hingga November 2025, sebanyak 34.460 (Tiga puluh empat ribu empat ratus enam puluh) orang yang tersebar di 10 kabupaten/kota.
Kepala Kanwil Ditjen Imigras, Mohammad Ridwan dalam jumpa pers mengungkapkan, Kabupaten Halmahera Selatan dan Halmahera Tengah tertinggi banyaknya WNA di Maluku Utara.
“Halmahera Selatan 11.655 WNA yang bekerja di Perusahaan Harita Group dan Halteng sebanyak 22.303 WNA tersebar di Perusahaan IWIP di Weda,” ungkap Ridwan dalam konferensi pers capaian kinerja Kanwil Ditjen Imigrasi Maluku Utara tahun 2025, Senin (24/11).
Dalam kesempatan ini, Ridwan juga menyebut total WNA yang di tersebar di Maluku utara. “Kota Ternate sebanyak 179 WNA. Kota Tidore Kepulauan 56 WNA, Kabupaten Halmahera Barat 1 orang, Kepulauan Sula 10 orang, Kabupaten Pulau Taliabu 133 orang, Halmahera Utara 17, Halmahera Timur 103 dan Morotai 3 orang,” bebernya.
“Jadi total keseluruhan WNA di Maluku Utara selama tahun 2025 hingga Novemeber yang tercatat dalam dua kantor kerja Kanim mencapai 34.460 orang, yang paling banyak di Kabupaten Halteng dan Halsel,” tandasnya.
